Sabtu, 12 Oktober 2013

Tips membedakan sepatu ori / asli dengan sepatu palsu / kawe / fake

berikut gw akan share tips2 sederhana ala soy yg bisa menyelamatkan kita dari membeli barang yg salah ;D


  • beli dimana? kalo di counter resmi brand ybs, ya udah pasti asli lah. misalnya counter2 sepatu yg ada di mall2 terkemuka kota anda, itu udah pasti jual barang asli masbro. nggak ada sejarahnya counter resmi jual barang kawe... nah kalo beli online ato langsung dari orang gimana soy?? monggo lanjut baca kebawah masbro ;D
  • harganya berapa? setiap kali ngeliat harga, harusnya kita langsung otomatis menyalakan sensor kawe. jangan mudah tergiur sama harga murah. coba browsing ato jalan2 ke mall, liat harga sepatu ybs itu kisarannya berapa. berapa harga barunya? berapa harga secondnya? bandingkan dengan cermat
  • ada box? ini alasan kenapa kalo beli barang secara online, buyer biasanya suka menuntut hal2 yg kedengerannya nggak penting seperti kardus. barang asli pastinya dilengkapi box yg appropriate. misalnya nike asli, pastinya terbungkus didalem kardus warna orange dengan logo swoosh putih diatasnya; adidas asli? box hitam dengan 3 garis putih & logo adidas performance; puma asli? box merah dengan logo putih kucing puma
  • liat warnanya. ini cara paling mudah & bisa dilakukan dalam sekali lihat. sepatu asli itu hanya direlease dalam pilihan warna tertentu, istilah kerennya: colorway. entah kenapa, tapi sepatu kawe itu punya hobi ngerelease sepatu dalam pilihan warna yg macem2. perhatiin setiap detil: warna logonya, warna solnya, talinya, dsb... ada perbedaan sedikit saja, anda perlu siaga satu
  • buka google, terus sering2 liat gambar yg aslinya. selain warna yg sangat mudah terlihat, bentuk sepatu juga bisa menjadi acuan -walaupun membutuhkan mata yg lebih jeli. bandingin head to head setiap angle, itung setiap lobang, ukur setiap garis, potongan upper, jumlah jahitan, setiap grafik, pola, proporsi setiap bagian, pokoknya apapun yg bisa keliatan sama mata. dan kejelian itu bisa dicapai dengan sering2 nongkrongin gambar sepatu yg aslinya masbro =)
  • cocokin tag size. di sepatu -biasanya bagian lidah, ada kain yg berisi keterangan ukuran sepatu, dsb. coba cari nomer seri sepatunya di tag ini. next... ambil kardusnya, terus lihat sticker size yg nempel dipinggir kardus. sepatu ori harusnya matching antara nomer seri di sepatu sama di kardus. lebih lanjut, nomer seri ini biasanya bisa dicross-check di website resmi perusahaan ybs

Jumat, 11 Oktober 2013

Tips Memilih Warna Sepatu Sesuai Busana

Sepatu sangatlah menunjang penampilan Anda. Penampilan akan menjadi sempurna karena sepatu yang bagus. Percuma jika busana yang dipakai sudah menarik tapi tidak diimbangi dengan sepatu bagus, itu akan menjadi sia-sia. Memilih sepatu bagus akan melengkapi busana yang dipakai. Tapi terkadang antara busana dengan sepatu sering bersaing dalam hal penampilan. Dalam hal penyesuaian dan menyeimbangkan antara busana dan sepatu merupakan hal yang cukup sulit, tetapi dalam kenyataannya hal ini cukup mudah dan sederhana. Terutama menyeimbangkan warna antara busana dengan sepatu.
fashion sepatuBerikut ini adalah beberapa tips memilih warna sepatu apa yang sesuai dengan warna busana yang dipakai, yaitu :
  • Sepatu hitam
Hampir selaras dengan semua warna kecuali warna pastel dan warna nada bumi ( coklat, hijau, abu-abu). Jika warna hitam diulangi dalam busana maka sepatu hitam akan menjadi pilihan yang dinamis.
  • Sepatu coklat
Cocok dengan warna coklat, hijau, oranye, krem dan nada bumi gelap.
  • Sepatu coklat muda
Cocok dengan warna nada bumi muda, biru, krem, putih.
  • Sepatu krem
Cocok dengan warna putih, warna cahaya netral dan pastel.
  • Sepatu putih
Cocok dengan warna cahaya netral, warna terang dan pastel.
  • Sepatu silver
Cocok dengan warna pastel, putih, hitam, biru dan ungu.
  • Sepatu abu-abu
Cocok dengan warna hitam, biru, abu-abu, merah, ungu dan kuning.
  • Sepatu emas
Cocok dengan warna hijau, merah, coklat, dan paduan busana hitam dan putih.
Biasanya kebanyakan orang lebih memilih warna yang gelap seperti hitam, coklat atau abu-abu sebagai warna pilihan sepatu yang dipakai karena warna tersebut memberikan kesan netral terhadapa warna busana yang dipakai. Semua tergantung pilihan Anda, bagaimana Anda bias mengkombinasikan warna-warna yang Anda pilih. Selamat menyesuaikan koleksi warna sepatu dan busana yang Anda punya ! sepatu bagus akan terlihat lebih bagus jika Anda pintar menyeimbangkan dengan busana yang sesuai.

Kamis, 10 Oktober 2013

Tip Membeli Sepatu

Model Sepatu
Ada beragam jenis sepatu yang dijual di pasaran. Mulai dari model flats sampai heels. Jadi, pilihlah sepatu yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, jika kebutuhanmu untuk les atau sekadar hangout bareng temang-teman, sebaiknya pilih model flat shoes agar nyaman meskipun dipakai berjam-jam. Sedangkan untuk acara formal seperti pesta, pilihlah model heels yang hak-nya nyaman saat dipakai berdiri dan berjalan. Jangan hanya memilih model sepatu hanya karena sedang tren, padahal tidak sesuai dengan kebutuhan kita.

Bentuk Kaki
Bentuk kaki setiap orang berbeda-beda. Ada kaki yang berbentuk bulat, kotak, ataupun runcing. Jadi, pilih sepatu yang sesuai dengan bentuk kaki agar nyaman memakainya. Bila bentuk kakimu kotak, hindari membeli sepatu dengan ujung meruncing karena akan menyebabkan lecet pada jari-jari kaki.

Warna Sepatu
Matching-kan warna sepatu yang akan kamu beli dengan wana baju yang akan dipakai. Untuk amannya, warna-warna netral seperti hitam, putih, dan abu-abu bisa jadi pilihan karena cocok dengan semua warna baju.

Waktu Membeli
Membeli sepatu sebaiknya dilakukan sore hari, karena pada waktu ini kaki mengalami ukuran paling besar. Berbeda dengan membeli sepatu pada siang hari, kaki tidak sedang dalam ukuran yang maksimal sehingga besar kemungkinan sepatu yang dibeli akan kesempitan.

Mencoba Sepatu
  • Cara terbaik sebelum memutuskan membeli sepatu, yaitu dengan mencobanya. Karena dengan mencobanya, kita bisa menentukan ukuran sepatu dan tingkat kenyamannya di kaki.
  • Untuk menentukan ukuran sepatu, pertimbangkan apakah kita akan memakainya dengan kaos kaki atau stocking. Jika iya, pilih sepatu yang ukurannya sedikit lebih besar. Tetapi jika tidak, pilih yang ukurannya pas di kaki.
  • Ketika mencobanya, pakailah sepatu secara terpasang. Karena salah satu kaki mungkin berukuran lebih besar, sedangkan kaki lainnya belum tentu sama. Jadi, pastikan sepatu nyaman di kedua sisi kaki.
  • Manfaatkan cermin yang tersedia di toko sepatu untuk melihat model sepatu dan bentuk tubuh secara keseluruhan, tampak depan dan samping untuk menentukan apakah sepatu sesuai dengan bentuk tubuh atau tidak.
  • Jangan hanya duduk atau berdiri tanpa bergerak ketika mencoba sepatu. Gunakan sepatu untuk berjalan di dalam toko. Lakukan gerakan duduk dan berdiri beberapa kali. Rasakan apakah sepatu terasa nyaman saat digunakan berjalan atau tidak, dan mintalah pendapat dari salah seorang temanmu mengenai sepatu yang akan kamu beli.

Rabu, 09 Oktober 2013

Merintis Home Industri Pembuatan Sepatu Part 2

1. Mengenal Sepatu
Sepatu adalah perlengkapan bagian tubuh yang berfungsi untuk melindungi telapak kaki dari panas, benda tajam, dan kotoran. Sepatu juga merupakan bagian dari fashion. Jenis sepatu ada ratusan jumlahnya, yang terbagi atas fungsi, model, bahan, ukuran, asal wilayah, dan sebagainya. Misalnya sepatu kantor, sepatu boot, sepatu ket, snicker, sepatu olah raga, sepatu pesta, sepatu kulit, sepatu hak tinggi dan ratusan lainnya. Secara umum, bagian-bagian sepatu (konstruksi sepatu) terbagi atas dua bagian, yaitu upper dan bottom. Pada bagian bottom (bawah) biasanya berbahan karet atau kayu, sementara atasnya ada yang terbuat dari kain, kulit, bahan imitasi atau serat sintesis lainnya. Model sepatu wanita mempunyai puluhan bentuk, misalnya flat shoes, sling sandals, ballet, pump, flat slingback, wedges toe, dan sebagainya. Begitu juga sepatu untuk kaum pria, terdapat aneka variannya, meskipun tidak sebanyak sepatu untuk wanita, misalnya sepatu boot, sport, casual, dan lain-lain.

2. Alat dan Bahan untuk Membuat Sepatu
Dalam menentukan jensi bahan dan alat yang digunakan pada usaha rumahan pembuatan sepatu, sepenuhnya tergantung pada jenis sepatu yang ingin diproduksi. Berikut disajikan contoh pembuatan sepatu untuk pria:
Bahan-bahan pembuatan sepatu : kulit, sol luar, spon ati, paper tape, texon, vinil, benang jahit, kain lapis, amplas, kertas manila, dan lem sintetis/fox. 
Alat-alat yang dibutuhkan untuk produksi sepatu antara lain: gunting, palu, acuan, tang (catoet), tinta perak, pisau cutter, mesin amplas, kaki tiga, uncek, dan pensil alat tulis.
Proses pembuatan sepatu terdiri dari dua bagian yaitu pembuatan bagian upper dan bottom. Proses pembuatan upper (atasan sepatu) terdiri dari kegiatan pembuatan pola (desain), membuat pola dengan bahan (pecah pola, menggunting pola), proses penyesetan (skiving) bahan kulit dengan memakai mesin seset atau pisau seset manual, proses pelipatan atau folding, menjahit komponen-komponen yang akan disatukan, merakit kulit dengan lapisan kain, dan terakhir adalah finishing upper (menghilangkan sisa lem, benang yang keluar, dsb). Pada proses pembuatan bagian bottom terdiri dari: pembuatan pola insole, memotong texon dan spon ati, menempel insole pada acuan, pengopenan atau lasting dengan mesin, tahap pengkasaran, pemasangan sol luar, dan penyatuan upper dan bottom dengan memakai lem, dan terakhir adalah tahap penyempurnaan (pembersihan sisa lem, penyemiran, pemsangan label, dsb).

3. Gambaran Modal dan Omzetnya
Modal yang diperlukan untuk terjun ke dalam industri kecil ini bervariasi besarannya. Beberapa produsen sepatu mencoba membuka usaha kecil-kecilan ini dengan modal di bawah 5 juta rupiah, yang digunakan untuk membeli peralatan dan mesin serta bahan-bahannya. Sementara ada diantaranya yang memulai usahanya dengan modal awal di atas 30juta rupiah, sehingga mampu memproduksi dengan kapasitas lebih banyak. Menurut beberapa pengusaha sepatu, keuntungan yang diperoleh berkisar 20%-40% dari omzet yang terjual.

4. Kiat Sukses Menggeluti Usaha Ini
Dalam bidang usaha ini memang penuh kompetisi bisnis yang ketat. Banyak produk sepatu import yang membanjiri pasar lokal. Untuk menyiasati itu, para pengusaha kecil biasanya memakai promosi usaha lewat jejaring sosial, membuat model yang unik, bersedia menerima pesanan khusus dari seorang pelanggan, atau juga yang berkreasi dengan membuat sepatu lukis.

Selasa, 08 Oktober 2013

berdagang sepatu tanpa perlu bikin toko sepatu

Ada 3 cara untuk ikut memasarkan sepatu miliki mereka, Anda bisa menjualkan secara ONLINE, OFFLINE ataupun menjadi DISTRIBUTOR
1. Menjadi Agen Pemasaran Sepatu ONLINE
Berarti Anda mendagangkan produk sepatu kami ini secara online, melalui Facebook, blogspot, multiply, tokopedia, atau bahkan jika ingin lebih meyakinkan lagi anda bisa membuat webstore sendiri. Anda fokus untuk memasarkannya saja, kami akan siapkan barangnya untuk Anda. Barang bisa dikirim langsung ke alamat Anda atau langsung ke alamat Pembeli Anda atas nama Anda. 

2. Menjadi Agen Pemasaran OFFLINE
Berarti Anda memasarkan produk melalui BUKU KATALOG Sepatu yang telah kami siapkan secara eksklusif yang akan kami kirimkan kepada Anda. Bila ada yang pesan, Anda orderkan kode item-nya kepada kami. Anda bisa jual sepatu ke teman-teman dan lingkungan Anda, Atau masuk ke instansi untuk mendapatkan hasil yang lebih dahsyat lagi.
Menarik bukan?
 beberapa keuntungan ketika Anda ikut bisnis mereka, antara lain:
  • Tidak butuh modal , tidak perlu buka toko sepatu bermodal katalog saja maka Anda sudah bisa memulai ikut berdagang.
  • DISKON MINIMAL 30% dari pricelist yg retail. Anda bisa langsung jual sepatusesuai pricelist retail , atau bisa pula di-mark up lagi sesuai pasar disekitar Anda. Tersedia juga pricelist mark up bila Anda berniat menjualnya secara kredit. 
  • Bagi Agen dan Pemasar Sepatu Online, tidak perlu stok, sehingga uang berhenti di modal, di barang bisa diminalisir.
  • Tersedia ratusan item, beragam model & ukuran dengan Model selalu up to date
  • Katalog tambahan GRATIS..
  • Harga jual retail bersaing dan diupayakan tetap lebih murah dari Mall.
  • Barang cacat, ganti nomor bisa diretur atau jika Anda menjadi Stokis / DIstributor, barang yang tidak laku bisa diretur.
  • Garansi 100% uang kembali, bila pada pesanan pertama Anda merasa tidak cocok dengan produk kami.

Senin, 07 Oktober 2013

Merintis Home Industri Pembuatan Sepatu

Bisnis fashion memang takkan pernah ada matinya. Beragam model muncul tiap tahunnya yang membuat pangsa pasar selalu bergairah, termasuk juga model-model untuk alas kaki (sepatu dan sandal). Di Indonesia, ada ratusan industri menengah dan pengerajin kecil yang merintis usaha produksi sepatu dan sandal. Untuk bisa bertahan dalam persaingan bisnis ini, beberapa pengusaha menggunakan strategi diferensiasi dan eksklusivitas produk, sehingga tidak tergeser oleh produk-produk sepatu dan sandal dari pengusaha kakap ataupun ditikung oleh produk import yang bermerek.

usaha bisnis pembuatan sepatu

Minggu, 06 Oktober 2013

Jas Sepatu / Jas Hujan Sepatu FunCover

Produk Inovasi sebagai pelindung sepatu anda dari "AIR HUJAN, SINAR UV dan LUMPUR" saat berkendara "MOTOR" lindungi sepatu kesayangan anda, berkendara jadi semakin fasionable dengan "Jas Sepatu FunCover" 

Jas Sepatu FunCover